Lansia Selundupkan 91 Kilogram Daging Penyu, Pengelola Rumah Makan Terlibat?

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ratusan potongan daging penyu hijau yang dilindungi pemerintah, digagalkan peredarannya yang nyaris sampai ke Makassar. Enam orang nelayan pun ditangkap Ditreskrimsus Polda Sulsel.

Enam orang itu berinisial S (49), Z (18), B (54), K (34), R (53), dan satu orang pria lansia berinisial R (71) ikut terlibat dan ditangkap aparat kepolisian di Jalan Tentara Pelajar, Kota Makassar.

Ratusan potongan tubuh penyu itu kini ditampilkan di halaman Ditreskrimsus Polda Sulsel. Bahkan, terdapat tengkorak penyu yang diduga telah dibunuh sejak lama. Polisi pun menduga, aksi mereka dilakukan lebih dari satu kali.

“Pengakuannya cuman satu kali. Tetapi kami tidak percaya begitu saja. Kami tetap dalami,” kata Direktur Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kombes Widoni, Selasa (11/1/2022).

Dari toral 91 kilogram daging penyu yang disita, terdiri dari 38,59 kilogram daging kulit punggung, 45,20 kilogram daging kulit abdomen, 1,86 kilogram daging kulit ventral sebelah kiri dan kanan.

Ada juga 2,595 kilogram daging kulit leher, 2,435 kilogram daging kulit kepala di bawah paruh, 0,40 kilogram daging kulit, empat tungkai depan dan belakang dan 0,465 kilogram daging yang lain.

Perwira polisi tiga melati ini menjelaskan, penyelundupan dan upaya pembunuhan hewan dilindungi ini dilakukan di area pantai Kabupaten Takalar. Di sana, mereka menangkap dan memotong penyu untuk dijual ke sebuah rumah makan di Makassar.

  • Bagikan