Sepak Terjang Ferdinand, Dukung Jokowi di DKI, Lalu Jadi Pencaci dan Kembali Menjilat

  • Bagikan
Ferdinand Hutahaean. Foto: JPNN

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Tokoh cendikiawan Nahdatul Ulama (NU) Nadisyah Hosen membeberkan sepak terjang Ferdinand Hutahaean.

Terutama soal hubungan mantan kader Partai Demorkat itu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Gus Nadir sapaan akrabnya, menyebut awalnya Ferdinand merupakan pendukung Jokowi yang saat itu maju di Pilkada Jakarta 2012 lalu.

Tak hanya di Pilkada Jakarta, Ferdinand lantas mendukung Jokowi yang maju di Pilpres 2014 yang kala itu berpasangan dengan Jusuf Kalla.

Ferdinand saat itu menjadi ketua DPP Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) pada Pilpres 2014. Di kelompok relawan ini, lelaki kelahiran 18 September 1977 ini terbilang cukup gigih memperjuangkan kemenangan Jokowi.

Tetapi dia berbalik arah 180 derajat mengkritik Jokowi setelah mulai resmi menjabat presiden. Sekitar Mei 2017, Ferdinand akhirnya berlabuh di Partai Demokrat.

Di Pilpres 2019,Ferdinand ditunjuk sebagai juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Saat itu, Jokowi kembali maju berpasangan dengan Ma’ruf Amin,

“Ferdinan itu dulu pendukung Jokowi di DKI. Terus jadi pencaci Jokowi di Pilpres n temenan sama mereka yg mempolitisasi agama,” kata Gus Nadir di akun Twitternya, Selasa (11/1/2022).

Pada Oktober 2020, Ferdinand mundur dari Partai Demokrat. Dia berasalan ada perbedaan prinsip dengan kebijakan partai, salah satu contohnya terkait UU Omnibus Law Cipta Kerja.

  • Bagikan