Agen Pekerja Migran Tujuan Turki Ditangkap, Korban Diiming-imingi Gaji Besar

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MATARAM – Tim Opsnal Polda NTB berhasil menangkap dua orang emak-emak yang diduga sebagai agen dan perekrut pekerja migran Indonesia (PMI) tujuan Turki.

Kedua pelaku yang terlibat dugaan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) tersebut diketahui berinisial SH dan DH. “Keduanya merupakan agen dan perekrut yang mengirim korban (PMI) berinisial LS asal Lombok Timur,” kata Kabidhumas Polda NTB Kombes Artanto.

Menurut Kombes Artanto, keduanya merupakan agen dan perekrut yang mengirim para pekerja imigran Indonesia berinisial LS asal Lombok Timur Peran kedua pelaku terungkap dari adanya laporan korban yang dipulangkan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ankara, Turki, pada 11 September 2021. Korban dalam laporannya mendapatkan perlakuan buruk ketika bekerja sebagai asisten rumah tangga di Turki.

Bahkan, gaji yang dijanjikan tak kunjung cair. Korban akhirnya kabur dari tempat bekerja dan meminta pertolongan ke KBRI di Ankara, Turki. “Keduanya ditangkap Senin (10/1) berdasar tindak lanjut laporan korban. Mereka ditangkap di kediamannya di wilayah Lombok Timur,” ujar Kombes Artanto.

Kombes Artanto kemudian mengungkap modus SH dan DH merekrut hingga mengirim korban ke Turki. Proses perekrutan pada 2 Juni 2021. Saat itu korban dijanjikan bekerja menjadi pengasuh manula dengan gaji Rp 21 juta per tiga bulan. Kontraknya dua tahun. Untuk menarik perhatian korban agar mau bekerja sebagai PMI melalui jalur mereka, kedua pelaku memberikan ‘fit’ Rp 3 juta.

  • Bagikan