Sempat Dilarang Presiden, Luhut Buka Kembali Ekspor Batu Bara, Said Didu: Semoga Kalian Masih Waras

  • Bagikan
Said Didu

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Larangan ekspor batu bara yang sempat diumumkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai 1 Januari lalu akhirnya dibuka kembali.

Hanya bertahan 10 hari, pemerintah melalui Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan mengumumkan dibukanya kembali ekspor batu bara.

Sontak perubahan kebijakan larangan ekspor yang harusnya berlaku sampai 31 Januari 2022 itu mendapat respons.

Salah satunya dari mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu.

“Saat ekspor batubara ditutup klean tepu tangan. Kita tunggu tepuk tangan klean saat dibuka lagi. Semoga klean masih bisa waras,” tulis Said Didu di akun Twitternya seperti dikutip Fajar.co.id, Rabu (12/1/2022).

Said Didu mengatakan perubahan kebijakan itu menjadi bukti pemerintah tidak konsisten.

Bahkan ada kesan, pemerintah saat ini takut kepada pengusaha yang merupakan bagian dari oligarki.

“Kasus kbjkn ekspor batubara dg gaya poco-poco jadi bukti bhw penguasa tdk berani menindak pengusaha yg mungkin bagian dari oligarki dg fakta sbb :1) tidak berani mengumumkan dan memberikan denda kpd perusahaan pelanggar DMO.2) tdk berania konsisten larang ekspor batubara,” sebutnya.

Sebelumnya, setelah melakukan rapat maraton Menko Luhut mengungkapkan, sejak Senin malam sudah ada sejumlah kapal batubara yang bakal diverifikasi untuk bisa segera melakukan pengiriman ke luar negeri.

“Nanti ada berapa belas kapal yang sudah diisi batubara, telah diverifikasi malam ini. Besok akan mulai dilepas,” ujar Luhut.

  • Bagikan