Vaksin Booster Covid-19, Dinas Kesehatan Surabaya Menunggu Juknis Kemenkes

  • Bagikan
Ilustrasi vaksin Covid-19

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Vaksin booster atau program vaksinasi Covid-19 dosis ketiga akan dimulai hari ini (12/1). Vaksin tersebut akan diberikan kepada masyarakat secara gratis. Syaratnya, telah mendapatkan vaksin dosis kedua dengan jangka waktu lebih dari enam bulan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya sudah memetakan para penerima vaksin booster. Berdasar aturan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), vaksinasi dosis ketiga diprioritaskan untuk sejumlah kalangan. Di antaranya, lanjut usia (lansia), masyarakat rentan, dan warga berusia 18 tahun ke atas. ’’Prinsipnya, kami sedang menunggu juknis dari Kemenkes,’’ kata Kadinkes Kota Surabaya Nanik Sukristina Selasa (11/1).

Meski secara nasional vaksin booster mulai berlaku, Nanik belum bisa memastikan. Apakah Surabaya akan menggelar vaksinasi dosis ketiga hari ini atau tidak. Termasuk jumlah sasaran dan lokasi imunisasi. ”Kami masih menunggu. Mohon kepada masyarakat untuk bersabar dulu,’’ ujarnya.

Berdasar kebijakan Kemenkes, total ada 244 kabupaten/kota yang sudah memenuhi kriteria untuk menerima vaksin booster.

Dari hasil identifikasi, ada sekitar 21 juta sasaran pada Januari yang masuk kategori penerima vaksin booster. Itu diberikan ke kabupaten/kota yang capaian vaksinasi Covid-19 telah memenuhi kriteria 70 persen dosis pertama dan 60 persen dosis kedua. Nah, Kota Surabaya sendiri sudah memenuhi semua syarat itu.

Ada lima jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan. Yakni, Pfizer, AstraZeneca, Sinovac, Zifivax, dan Moderna. Itu sesuai dengan rekomendasi dari Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

  • Bagikan