Banjir Lahar Dingin DAS Gunung Semeru Terjang Dusun Sumberlangsep

  • Bagikan
SUSULAN: Terjangan banjir lahar dingin susulan di aliran Sungai Leprak Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro kemarin sore. Banjir susulan ini lebih besar dari pada banjir pertama sekitar pukul 12.00.

FAJAR.CO.ID, LUMAJANG – Banjir lahar dingin kembali menerjang daerah aliran sungai (DAS) Gunung Semeru, kemarin. Sedikitnya banjir terjadi dua kali. Namun, debit banjir lahar susulan atau kedua lebih besar. Sehingga, Dusun Sumberlangsep Desa Jugosari Kecamatan Candipuro kembali terisolir.

Pantauan Jawa Pos Radar Semeru di DAM Jugosari, kemarin sore terjangan lahar dingin lebih besar dari pada biasanya. Tak sedikit bebatuan besar dan batang pohon kayu ikut terseret arus aliran. Bahkan terjangan ini menyebabkan jalur semakin lebar. Detik-detik banjir lahar dingin ini banyak diabadikan oleh warga sekitar.

Meski demikian, warga tetap berhati-hati. Anggota Koramil Candipuro yang bertugas di bantaran sungai langsung menghimbau untuk menjauh. Dia menjelaskan, banjir lahar susulan ini terjadi akibat curah hujan tinggi di kawasan puncak Gunung Semeru.

“Informasi dari Pos pantau, getaran banjirnya 30 milimeter. Ini lumayan besar membuat masyarakat datang ke sini. Jadi kami menghimbau mereka. Kami juga memastikan aliran lahar dingin mengarah sesuai jalurnya dan tidak meluber ke permukiman,” jelas Anggota Koramil Candipuro Serda Eko Deddy F.

Dia menambahkan ratusan jiwa di Dusun Sumberlangsep Desa Jugosari kembali terisolir. Sebab, akses jalan ke dusun tersebut kembali terputus. Padahal tak sampai dua pekan dusun tersebut sempat terisolir. (jpg/fajar)

  • Bagikan