JPO Karet Tanpa Atap Dicemooh, Bisa Kehujanan dan Kepanasan Dong Pak Anies!

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Karet, Jakarta Pusat menuai kritikan pedas dari masyarakat.

Pasalnya jembatan ini dibuat tanpa atap. Sehingga jika hujan, orang yang menyeberang akan kebasahan. Begitupun saat panas terik, masyarakat akan kepanasan.

Alhasil tidak adanya atap membuat JPO yang diadaptasi dari Kapal Pinisi khas Makassar itu disebut tidak ramah pejalan kaki.

“Kok nggak ada atapnya? Kalo nyeberang siang-siang panas atau bisa kehujanan,” keluh warganet di kolom komentar Gubernur Anies Baswedan.

Anies kemudian menjawab kritikan tersebut lewat pemaparannya di kanal YouTube pribadinya.

JPO Karet (foto: Instagram @aniesbaswedan)

“JPO itu membuat orang ingin cepat-cepat turun, kenapa? Karena tidak memberikan pengalaman,” papar Anies Baswedan, dilihat pada Minggu (16/1/2022).

Mantan Mendikbud itu kemudian meminta atap JPO itu dicopot sehingga memberi pengalaman berbeda bagi penggunanya.

“Lalu ada yang tanya, ‘Pak kalau hujan gimana?’ Loh dia menghubungkan tempat yang tanpa atap ke tanpa atap, ya enggak perlu atap juga,” terangnya.

“Kalau dia menghubungkan gedung ke gedung maka perlu atap kalau outdoor ke outdoor tidak perlu atap. Ini prinsip sederhana,” kata Anies.

JPO Karet telah rampung direvitalisasi. Tampak lebih estetik dari sebelumnya.

Anies menyatakan, siapapun bisa naik JPO itu, bersenang-senang atau bahkan berswafoto mengabadikan indahnya deretan gedung pencakar langit ibukota. (dra/fajar)

  • Bagikan