Mbak R Mengaku Disetubuhi Oknum Polisi, Irjen Ahmad Luthfi Marah Besar, Kasat Reskrim Dicopot, Berikut Fakta-faktanya…

  • Bagikan
Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi meradang setelah mengetahui kasus kasus Mbak R mengaku disetubuhi oknum polisi malah jadi korban perundungan. Kasat Reskrim AKP Eko Marudin dicopot. Foto: Humas Polda Jateng

FAJAR.CO.ID, JATENG — Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol Ahmad Luthfi marah besar setelah mengetahui kasus Mbak R yang mengaku disetubuhi oknum polisi malah mendapat perlakuan tak pantas saat melapor ke Polres Boyolali.

Mbak R merupakan istri dari seorang terduga penjudi yang ditangkap polisi dari Polres Boyolali.

Kasusnya hingga kini masih didalami Polda Jateng.

Berikut fakta-fakta seputar kasus Mbak R:

  1. Mengaku Disetubuhi Oknum Polisi

Kabid Humas Polda Jateng Kombes M. Iqbal Alqudusy membeberkan dugaan pemerkosaan yang dialami R oleh oknum polisi.

Kombes Iqbal menyebut R merupakan istri dari seorang pelaku kasus perjudian yang telah ditangkap oleh Satreskrim Polres Boyolali pada Sabtu (8/1) lalu.

Sehari setelah suaminya ditangkap, R didatangi oleh seseorang yang mengaku sebagai anggota Polda Jateng.

Oknum polisi berinisial GG itu menjanjikan bakal membantu R mengurus suaminya yang terjerat kasus hukum.

Namun, bukannya mendapat bantuan, R justru diperalat untuk memenuhi birahi dari GG.

R dipaksa melayani nafsu bejat oknum polisi tersebut di sebuah hotel yang terletak di kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang pada Minggu (9/1).

“Menurut laporan ibu ini, dia merasa saat itu disetubuhi oleh orang yang mengaku oknum polisi,” ucap Kombes Iqbal diberitakan jateng.jpnn.com, Selasa (18/1).

  1. Melapor ke Polres Boyolali

Setelah dari Bandungan, Mbak R, warga Simo, Boyolali, itu mengadukan kejadian yang dialaminya ke Polres Boyolali.

  • Bagikan