Sudah Bahagia Menikah, Tetapi Tetap Selingkuh, Ini Tanda-tandanya

  • Bagikan
Ilustrasi Perselingkuhan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Perselingkuhan faktanya tidak selalu diawali dari pernikahan yang tidak bahagia. Ada banyak alasan perselingkuhan yang terjadi meski rumah tangga nampak harmonis.

Mengeksplorasi diri, cara berfikir yang beranggapan terlarang justru lebih manis, bisa menjadi alasan-alasan setiap pasangan melakukan perselingkuhan.

pasalnya setiap manusia memiliki nafsu, keinginan yang besar untuk kebahagian diri sendiri, kerap membuat manusia gelap mata untuk mengikuti nafsu.

Rumput tetangga memang terlihat lebih hijau. Itu perumpamaan orang saat memandang rumah tangga orang lain, saat dirinya mengalami kasus perselingkuhan.

Berikut kemungkinan lainya dan alasan-alasan di balik perselingkuhan suami-istri dari pernikahan yang bahagia,

  1. Dianggap masalah sepele

Pria berselingkuh bukan karena mereka tidak bahagia. Sebagian pria menganggap perselingkuhan layaknya masalah rumah tangga lain. Mereka pikir, mereka bisa lolos begitu saja.

“Pria berpikir, yah, saya baru saja melakukan ini, tetapi dalam segala hal saya dapat diandalkan, saya bertanggung jawab, saya berkomitmen, saya ada, saya pria yang sangat baik. Itu hanya perselingkuhan,” ujar Robert Weiss, terapis dan penulis Out of the Doghouse: A Step-by-Step Relationship-Saving Guide for Men Caught Cheating,mengutip dari Fatherly.

“Apa yang tidak mereka pahami adalah bahwa wanita tidak berpikir seperti itu.”

  1. Eksplorasi diri

Weiss dalam tulisannya di Psychology Today menukil buku Esther Perel yang berjudul The State of Affairs. Salah satu alasan pria berselingkuh meski pernikahannya bahagia adalah eksplorasi diri.

  • Bagikan