Suntikan Vaksin Kosong Siswa SD, Dinkes Medan Selidiki

  • Bagikan
Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Taufik Ririansyah (kiri). (Nur Aprilliana Br Sitorus/Antara)

FAJAR.CO.ID, MEDAN — Dinas Kesehatan Kota Medan, Sumatera Utara, sedang menyelidiki kasus penyuntikan vaksin Covid-19 diduga kosong terhadap siswa sekolah dasar (SD) di Kecamatan Medan Labuhan.

Penyuntikan vaksin Covid-19 yang diduga kosong tersebut viral di media sosial (medsos).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Taufik Ririansyah mengatakan, sudah berkoordinasi dengan Polres Pelabuhan Belawan terkait kasus tersebut.

”Hasil koordinasi dengan polisi, diduga dari video itu, ada dua anak. Yang lain masih sesuai prosedur (penyuntikan vaksin),” kata Taufik Ririansyah seperti dilansir dari Antara, Jumat (21/1).

Dia menyebutkan, pihaknya masih menunggu hasil investigasi dari kepolisian mengenai kasus tersebut.

Hingga saat ini, proses pemeriksaan terhadap tenaga medis yang menjadi vaksinator dan pemanggilan sejumlah saksi lain, seperti orang tua pelajar maupun pihak sekolah masih berlangsung.

”Kami akan terus berkoordinasi terkait kasus ini,” papar Taufik Ririansyah.

Dia menyayangkan apabila terbukti benar penyuntikan vaksin kepada siswa SD tersebut ternyata kosong. ”Karena kita saat ini tengah menciptakan herd immunity agar semua kebal terhadap virus Covid-19,” terang Taufik Ririansyah.

Sebelumnya, sebuah video yang menunjukkan seorang siswa SD disuntik dengan vaksin kosong viral di media sosial (medsos).

Kejadian dalam video itu diketahui berada di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan.

  • Bagikan