Tak Gentar dengan Ancaman Dorna Sports, Sandi: MotoGP Mandalika 2022 Harus Tetap Berlangsung

  • Bagikan
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat meninjau kawasan Paddock (garasi setiap tim pembalap) di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Rabu (12/1). Foto: ANTARA/HO-Kemenparekraf

FAJAR.CO.ID, LOMBOK TENGAH – Pemerintah Indonesia memastikan tidak menganggap ancaman CEO Dorna Sports Carmelo Ezpeleta bakal membatalkan ajang MotoGP jika tetap memberlakukan aturan wajib karantina, sebagai sebuah halangan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan ajang MotoGP Mandalika 2022 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB, harus tetap berlangsung.

Penerapan koridor perjalanan antarnegara selama pandemi berupa travel bubble untuk seluruh kru, pembalap, dan ofisial yang terlibat harus dilakukan meski diprotes pihak Dorna Sports.

“Jadi, kami sudah menyampaikan bahwa the show must go ondengan menyiapkan travel bubble yang merupakan best practice yang selama ini dilakukan terhadap kru dan pebalap pada acara serupa sebelumnya,” kata Sandiaga Uno.Menurut Sandiaga Uno, tidak ada perlakuan khusus terhadap pembalap, kru, maupun ofisial yang akan berpartisipasi di gelaran balap motor paling bergengsi di dunia tersebut.”Semua orang yang datang dari luar negeri akan menjalani pola travel bubble,” ujar Sandiaga Uno.

Di Indonesia, travel bubble sudah diujicobakan dalam persiapan perhelatan G20 di Bali dan di Jakarta pada Desember 2021 lalu. Termasuk ajang World Superbike (WSBK) yang digelar di Sirkuit Mandalika November 2021 lalu.

Bahkan, penerapan protokol kesehatan (prokes) perjalanan antarnegara akan ditingkatkan agar tidak memicu potensi kasus penyebaran Covid-19 baru yang diakibatkan oleh varian Omicron.

  • Bagikan