Miris! 65 Persen Muslim di Indonesia Tidak Bisa Baca Al-Qur’an, Ini Penjelasan Waketum DMI

  • Bagikan
Waketum DMI, Komjen Pol (Purn) Syafruddin.

“Setidaknya ada dua yayasan yang aktif, pertama ialah mencetak Al-Quran sebanyak- banyaknya,” tuturnya.

Syafruddin melanjutkan, untuk hal kedua yang dilakukan pihak yayasan ialah membuat masif rumah atau spot untuk membaca dan belajar Al-Quran.

“Bahkan saya 3 bulan lalu di Makassar meresmikan rumah mengaji di dalam gang sempit. Di mana muridnya adalah 150 bekas preman dan semua bertato dan semua sudah hafal juz Al-Quran. Jadi itulah yang kita perjuangkan,” pungkasnya.(jpc/fajar)

  • Bagikan