Ongkos IKN Baru Kini Boleh Bebani APBN, Hidayat Nur Wahid: Jokowi Ralat Janjinya!

  • Bagikan
Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid. (ist)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wajid (HNW) menyebut Presiden Joko Widodo tidak konsisten terkait janjinya.

Hal tersebut usai Jokowi meralat janjinya untuk tidak membebani APBN untuk pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) baru.

“Jokowi “Ralat” Janjinya, Ongkos Ibu Kota Baru Kini Boleh Bebani APBN,” ucap HNW dilansir fajar.co.id dari twitter pribadinya, Minggu (23/1/2022).

Ia pun juga menyebut jika sebelumnya Jokowi juga pernah ingkar janji terkait proyek kereta cepat. Proyek tersebut awalnya tidak akan membebani APBN namun pada realitanya tetap menyerap anggaran Negara.

“Sebelumnya Juga Jokowi “Ralat” Janjinya, Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Katanya Di Awal, Tidak Pakai APBN, Belakangan APBN Dipakai Juga. Dan Keduanya Ditolak Oleh @FPKSDPRRI juga,” pungkasnya.

Diketahui, Pemerintah secara resmi mengumumkan skema pembiayaan pembangunan IKN Nusantara hingga 2024 akan lebih banyak dibebankan pada APBN yakni 53,3 persen.

Sisanya, dana didapat dari Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), swasta, dan BUMN sebesar 46,7 persen.

Dengan kata lain, mayoritas dana untuk membangun IKN Nunsantara berasal dari uang APBN.

Penggunaan uang rakyat ini dinilai banyak kalangan tak sesuai dengan janji Presiden Jokowi sebelumnya. (zak)

  • Bagikan