Menghidupkan Pesan-pesan Gus Dur Sang Bapak Toleransi: Tuhan Tidak Perlu Dibela

  • Bagikan
KH Andurrahman Wahid atau Gus Dur

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Presiden keempat RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dijuluki sebagai bapak toleransi.

Salah satu keputusannya yang paling membekas hingga hari ini adalah karena Gus Dur warga keturunan Tionghoa di tanah air bisa merayakan Tahun baru Imlek dengan tenang dan bahagia sekaligus menjadikannya hari raya.

Pesan-pesan Gus Dur yang diucapkannya selama hidup seolah mengena pada situasi yang terjadi hari ini.

Salah satu ungkapan paling familiar dari sosok yang dikenal humoris dan humanis itu adalah “Gitu aja kok repot!”.

Darah ulama mengalir deras dalam tubuhnya. Tak heran jika putra dari KH. Abdul Wahid Hasyim, seorang tokoh NU yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Agama RI itu tidak hanya memiliki cakrawala keilmuan agama saja, tapi juga kebangsaan.

Gus Dur memang memiliki cara pandang yang unik, dan menyejukkan prihal keberagaman di tanah kelahirannya.

Mau tahu apa saja kata-kata mutiara Gus Dur, yuk kita simak!

“Jika kamu memusuhi orang yang berbeda agama dengan kamu berarti yang kamu pertuhankan itu bukan Allah tapi agama. Dan pembuktian bahwa kamu mempertahankan Allah kamu harus menerima semua makhluk karena begitulah Allah”.

“Indonesia bukan Negara agama, tapi negara beragama. Ada enam agama yang diakui di Indonesia, jadi tolong hargai lima agama yang lain”.

  • Bagikan