DPR Sebut Biaya Karantina di Asrama Haji Sampai Rp1,5 Juta Perhari, Kemenag Bongkar Fakta Sebenarnya

  • Bagikan
Iustrasi: Jamaah umrah bersiap-siap berangkat ke tanah suci.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Kementerian Agama (Kemenag) mengkalim, bahwa biaya karantina jemaah umrah di asrama haji sudah murah. Kata Kemenag, maksimal biaya karantina di asrama haji hanya Rp3 juta.

Pernyataan itu dingkapkan oleh Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kemenag, Hilman Latief saat raker bersama Komisi VIII Senin, 24 Januari 2022.

“Secara prinsip kita akan menawarkan harga affordable atau lebih murah dari yang lain karena tinggal di asrama,” kata Hilman dikutip Selasa, 25 Januari 2022.

Hilman menjelaskan, terkait variasi harga tergantung dari lis yang diajukan dengan fasilitasnya.

Namun, harga untuk karantina berkisar Rp2-3 juta untuk tujuh hari.

“Saya kira ini sangat-sangat murah, bukan satu hari tapi 7 hari,” ujarnya.

Hilman memastikan, semua penyesuaian harga sudah dilakukan dengan sebaik mungkin. Termasuk tes polymerase chain reaction (PCR).

“Saya kira ini sudah cukup masuk dalam kategori yang cukup murah,” ucapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi VIII Abdul Wachid mengatakan, bahwa ada biro travel yang mengeluh terkait karantina jemaah umrah.

Menurutnya, ada tuduhan terkait permainan harga yang dilakukan DPR, hotel, dan Satgas Covid-19, untuk karantina jemaah.

“Ada tuduhan seperti itu, mereka meminta kepada saya untuk sampaikan ini memberatkan masyarakat bawah,” kata Wahid.

Wahid menyampaikan, masih ditemukannya pungutan biaya Rp700 ribu sampai Rp1,5 juta per hari untuk karantina di asrama haji.

  • Bagikan