Kepala Daerah kok Gitu, Punya Ambisi Perbudakan Modern

  • Bagikan
Penjara di Kediaman Bupati Terbit Rencana Perangin-angin

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Migrant Care mendapatkan laporan adanya kerangkeng manusia di rumah Bupati nonaktif Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin yang sebelumnya terkena operasi tangkap tangan KPK, Selasa (18/1/2022). Diduga, kerangkeng itu terkait perbudakan modern.

Pekerja kebun: Menurut laporan yang diterima Migrant Care, kerangkeng manusia itu ditemukan di lahan belakang rumah bupati tersebut. Diduga kerangkeng itu ditempati oleh para pekerja kebun sawit milik sang bupati.

“Ditemukan kerangkeng manusia yang dipekerjakan di kebun kelapa sawitnya mengalami eksploitasi yang diduga kuat merupakan praktik perbudakan modern,” kata Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant Care Anis Hidayah dalam keterangannya, Senin (24/1/2022).

Ditambahkan Anis, atas laporan tersebut, Migrant Care akan membuat pengaduan ke Komnas HAM dan akan diterima oleh komisioner Komnas HAM Choirul Anam.

Dibenarkan polisi: Dalam kesempatan terpisah, Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak membenarkan temuan kerangkeng di rumah Bupati Terbit tersebut. Bahkan saat ditemukan, kerangkeng itu berisi 3-4 orang yang diduga adalah pekerja kebun sawit.

Bahkan menurut Panca, kegiatan itu sudah berlangsung selama 10 tahun.

Dalih rehab pengguna narkoba: Menurut Panca, orang yang ditemukan berada dalam kerangkeng itu adalah pengguna narkoba. Dia baru masuk dua hari, sehari sebelum Bupati Terbit terkena OTT.

Panca mengonfirmasi bahwa tempat rehabilitasi itu tidak memiliki izin.

  • Bagikan