KPK Sebut Tuntutan 50 Bulan Penjara Azis Syamsuddin Sesuai Aspek Keadilan

  • Bagikan
ILUSTRASI. KPK (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklaim tuntutan hukum 4 tahun dan 2 bulan atau 50 bulan penjara terhadap mantan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin sudah sesuai dengan aspek keadilan dan kebenaran.

Azis diyakini Jaksa KPK telah menyuap mantan penyidik KPK asal Polri, AKP Stepanus Robin Pattuju.

Pernyataan ini menanggapi Indonesia Corruption Watch (ICW) yang menilai tuntutan 4 tahun dan 2 bulan penjara terhadap Azis Syamsuddin sangat ringan. Seharusnya, Azis sebagai anggota parlemen bisa dituntut maksimal.

“Tim jaksa telah mempertimbangkan aspek keadilan dan kebenaran berdasarkan seluruh hasil proses persidangan dalam menuntut terdakwa,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (25/1).

Ali mengatakan, perhitungan tuntutan setiap terdakwa dalam persidangan berbeda. Dia menyampaikan, setiap terdakwa tidak bisa disamakan dengan lainnya meski jenis perkaranya sama.

“Karena tentu ada perbedaan fakta persidangan, alasan yang memberatkan maupun meringankan atas diri terdakwa,” ujar Ali.

KPK menegaskan permintaan tuntutan tidak bisa diatur oleh pihak manapun. Karena murni dari pertimbangan jaksa selama persidangan berlangsung.

“Tentu tidak dibenarkan menuntut seorang terdakwa hanya mengikuti opini atau sekadar keinginan pihak-pihak tertentu saja,” tegas Ali.

Sebelumnya, peneliti ICW Kurnia Ramadhana mengungkapkan, tuntutan ringan KPK kepada Azis Syamsuddin tentu tidak mengagetkan lagi. Bagi ICW, tuntutan ini semakin menguatkan dugaan bahwa KPK memang enggan memberikan efek jera maksimal kepada pelaku korupsi yang mempunyai irisan dengan wilayah politik.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan