Ironi Rezim Jokowi, Iwan Sumule: Rakyat Dibuat Terbelah dan Saling Berhadapan

  • Bagikan
Iwan Sumule (tengah)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Ketua Umum majelis jaringan aktivis Pro Demokrasi (ProDem) Iwan Sumule membandingkan era rezim Soeharto dengan rezim Jokowi Widodo atau Jokowi saat ini.

Dia menilai, di era Soeharto rakyat bersatu melawan penguasa. Rakyat tidak terbelah karena tegak di atas panji persatuan.

“Di era Soeharto, rakyat tak terbelah. Rakyat berhadapan dengan penguasa,” kata Iwan Sumule di Twitter-nya, Rabu 26 Januari 2022.

Sementara itu, di rezim Jokowi terjadi sebaliknya, ironi. Rakyat yang tadinya bersatu, kini terbelah.

Ada rakyat yang melawan penguasa. Rakyat juga saling berhadap-hadapan, bermusuhan antara pro pemerintah dan yang kontra.

“Di era Jokowi, rakyat terbelah. Rakyat tak hanya berhadapan dengan penguasa, rakyat juga saling berhadapan,” ujar Iwan.

Adapula penegakan hukum yang diskriminatif. Kepada pejabat negara, hukum tak seberapa.

“Maling uang negara tak bernasib seperti kakek yang dituduh maling, dianiaya sampai tewas. Ironi!” cetus Iwan Sumule. (fin/fajar)

  • Bagikan