Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura, Supriansa Bilang Begini…

  • Bagikan
Anggota Komisi III DPR RI Supriansa

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Disahkannya perjanjian ekstradisi antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Singapura dinilai merupakan kabar baik bagi bangsa Indonesia.

Pasalnya, pelaku-pelaku korupsi yang bersembunyi di Singapura bisa segera ditemukan dan ditangkap.

Hal itu ditegaskan anggota Komisi III DPR RI Supriansa.

“Jika yang ditandatangani adalah sebuah perjanjian ekstradisi, maka tentu ini adalah kabar baik bagi bangsa Indonesia agar pelaku-pelaku tindak pidana atau pelaku korupsi yang diduga bersembunyi di singapura bisa ditemukan oleh dua negara, begitu pula sebaliknya,” kata Supriansa, Rabu (26/1/2022) lalu.

Pada Selasa (25/1/2022) lalu, Pemerintah Indonesia telah menandatangani Perjanjian Ekstradisi dengan Singapura di Bintan, Kepulauan Riau.

Perjanjian yang dihadiri langsung oleh Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong ini berfokus pada penanganan tindak pidana lintas batas negara seperti korupsi, narkotika, dan terorisme.

“Tentu juga saya memberi apresiasi yang setinggi tingginya kepada pemerintah indonesia terkhusus bapak Presiden atas upaya yang baik ini,” ujar politisi asal Sulsel ini.

Pemerintah khususnya aparat penegak hukum, kata politisi Partai Golkar ini, bisa membuat daftar koruptor yang diburu. Kendati demikian, beber kata legislator dapil Sulawesi Selatan II ini, sifatnya rahasia agar targetnya tak bersembunyi. (eds)

  • Bagikan