Warga Tuban Tagih Janji Dipekerjakan di Proyek Kilang, Pertamina Buka Suara

  • Bagikan
Dulu Tajir Melintir, Warga Kampung Miliarder Tuban Kini Menyesal Jual Tanah ke Pertamina, Warganet: The Real Uang Kaget!--Instagram/@memomedsos

“PTC telah memiliki reputasi dan keunggulan teknis dalam melaksanakan perekrutan tenaga kerja sesuai ketentuan yang berlaku,” imbuhnya.

Kadek menambahkan, setiap tahapan proses rekrutmen diketahui oleh para pemangku kepentingan, termasuk pejabat pemerintah setempat. Perseroan berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat lokal seperti tahun sebelumnya.

Namun, untuk kebutuhan tenaga kerja yang memerlukan kompetensi tertentu, pihaknya akan melakukan seleksi. “Ini merupakan harapan besar kami bahwa para calon tenaga kerja yang kami rekrut dapat menjadi representasi warga Tuban yang membanggakan,” jelasnya.

Seperti diketahui, Kilang GRR Tuban merupakan salah satu dari proyek pengembangan kilang yang dikelola Pertamina melalui Pertamina Project GRR Tuban maupun PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP).

Pada 2022, PRPP fokus melanjutkan penyelesaian desain teknis (Front-End Engineering Design/FEED). Per 31 Desember 2021 penyelesaian kegiatan ini telah mencapai 66,43 persen atau lebih cepat dari target yang dicanangkan awal 2021 yang sebesar 59,44 persen.

“Mengingat Kilang GRR Tuban nantinya akan menjadi salah tonggak kemandirian energi yang nantinya menyokong distribusi energi di Indonesia, pihak perusahaan akan terus menjalin sinergi termasuk dengan tenaga kerja lokal guna melanjutkan proyek GRR Tuban secara On Time, On Budget, On Specification, On Return, On Regulation (OTOBOSOROR),” pungkasnya.

Sebelumnya, setelah sempat menjadi miliarder karena mendapatkan ganti untung lahan yang digunakan untuk proyek GRR Tuban, sejumlah warga kini dikabarkan tengah menuntut untuk mendapatkan pekerjaan dalam proyek itu.

  • Bagikan