Simpan Password di Chrome, Pakar Jelaskan Bahayanya

  • Bagikan
ILUSTRASI. Peramban populer diincar para hacker. (TechMonster)

FAJAR.CO.ID -- Saat kita menggunakan peramban atau browser seperti Chrome atau Microsoft Edge dan mengakses laman yang meminta password, biasanya tersedia pilihan bagi kita apakah ingin menyimpan kata sandi tersebut atau tidak.

Memang tujuan menyimpan password di peramban populer seperti Chrome atau Edge bertujuan baik.

Jika kita membuka laman yang membutuhkan password lagi, kata sandi kita akan disimpan dan kita tidak akan khawatir saat lupa.

Saat kita memutuskan menyimpan password, mana kala lupa, kita akan dibantu oleh browser tersebut untuk mendapatkan kembali kata sandi kita yang sudah pernah disimpan sebelumnya.

Meski bertujuan memudahkan pengguna dan mungkin tidak ada itikad jahat dari pemilik browser dalam hal ini Google atau Microsoft, sebuah peringatan keras keluar dari para ahli IT yang melarang siapapun untuk menyimpan kata sandi mereka di Chrome atau Edge.

Pasalnya, banyak hacker atau peretas kini menargetkan pekerja jarak jauh. Saat bekerja, memang biasanya beberapa akses khusus ke website tertentu membutuhkan password.

Peringatan ini datang dari pakar keamanan perusahaan riset dan cyber security, AhnLab.

Dikutip via NewYorkPost, tim peneliti IT memperingatkan untuk tidak menggunakan fitur seperti itu lagi di browser karena pelanggaran keamanan baru-baru ini telah mengancam sejumlah perusahaan.

Berdasarkan temuan mereka, para penjahat siber kini telah mengeksploitasi tren pekerja kantoran di Inggris dan Amerika Serikat (AS) yang masih sering bekerja dari rumah atau work from home atau WFH di tengah pandemi Covid-19 yang kini masih berlangsung.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan