Kementan Disoroti Soal Data RDKK, Ketua Komisi IV DPR RI: Koordinasi Internal Saja Tidak Sinkron

  • Bagikan
Ketua Komisi IV DPR RI Sudin saat membuka Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPR RI dengan jajaran Eselon I Kementan, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu (2/2/2022). Foto: Arief/nvl

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pertanian (Kementan) disoroti terkait RDKK penyaluran pupuk bersubsidi.

Ketua Komisi IV DPR RI Sudin meminta Kementan membenahi data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) untuk penyaluran pupuk bersubsidi.


Pasalnya, kata Sudin, data RDKK merupakan pondasi dalam penyaluran pupuk bersubsidi.

Menurutnya, tidak sinkronnya data RDKK dengan kebutuhan di lapangan, semakin membuka kesempatan penyelewengan pupuk bersubsidi di Indonesia.

“Bagaimana bisa terjadi mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi tidak sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan?," jelas Sudin pada saat membuka Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPR RI dengan jajaran Eselon I Kementan, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu (2/2/2022).

Belum lagi, bebernya, adanya temuan Ombudsman. "Terjadi manipulasi RDKK. Ditemukan ada 360 ribu warga yang meninggal dunia, terungkap ada ketidaksesuaian data NIK di beberapa provinsi,” ungkap Sudin.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan