Evakuasi Korban Terakhir Ritual Payangan Menunggu Satu Jam

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JEMBER -- Korban terakhir ritual di Pantai Payangan akhirnya berhasil ditemukan. Kondisinya meninggal dunia. Total korban tewas menjadi 11 orang.

Lokasi penemuan korban yang terakhir tak jauh dari lokasi awal para korban terseret ombak. Tim Sar Rimba Laut menemukan jenazah Syaiful, 40, warga Krasak, Desa/Kecamatan Ajung, di sekitar Bukit Samboja sekitar pukul 12.15 WIB.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember, penemuan jasad korban terakhir bermula saat Tim Sar Rimba Laut menyisir sejumlah kawasan di sekitar pantai payangan. Saat itu, tim melihat ada jasad yang mengambang di sekitar Bukit Semboja.

Namun, arus dan ombak saat itu cukup besar. Tim urung mengambil jasad tersebut. Evakuasi baru bisa dilakukan setelah satu jam kemudian, setelah ombak mereda. "Saat itu posisi korban tertelungkup," kata salah seorang anggota Tim Sar Rimba Laut.

Jenazah para korban meninggal telah dibawa ke puskesmas terdekat. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah para korban akan diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan.

Para korban selamat juga dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis. Beberapa korban yang selamat juga ada yang mengalami luka-luka.

Tragedi memilukan ini terjadi Minggu (13/2/2022) dini hari. Sebanyak 24 orang rombongan dari kelompok Tunggal Jati Nusantara yang dipimpin Hasan, secara estafet berangkat menuju Pantai Payangan.

Kelompok ritual ini datang menggunakan dua kendaraan minibus. Mereka berangkat dari rumah sang pemimpin di Desa Dukuhmencek, Kecamatan Sukorambi. Sedangkan para jamaahnya berasal dari Kecamatan Panti, Patrang, Sukorambi, Sumbersari, Ajung, Jenggawah. Ada juga yang berasal dari Kabupaten Bondosowo.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan