Nonaktifkan Terduga Teroris, Guntur Romli: Keren MUI Bengkulu, Gak Kayak Partai Ummat, Malah Belain!

  • Bagikan
Politisi PSI, Guntur Romli

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bengkulu menonaktifkan 2 pengurusnya, tersangka teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror. Kedua pengurus itu adalah RH dan CA.

Ketua MUI Kota Bengkulu Yul Khamra mengatakan bahwa CA sebelumnya menjabat Ketua Komisi Fatwa.

Sedangkan RH menjabat Wakil Ketua I yang membidangi Komisi Fatwa MUI Bengkulu.

“Penonaktifan tersebut dilakukan mengingat keduanya telah ditetapkan tersangka oleh Mabes Polri beberapa waktu lalu,” kata Khamra, Minggu (13/2/2022) lalu.

Menanggapi itu, Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli mengapresiasi langkah MUI Bengkulu tersebut.

Ia pun membandingkan dengan pernyataan Partai Ummat yang justru melakukan pembelaan dengan memberikan bantuan hukum.

“Keren MUI Bengkulu, gak kayak Partai Ummat, malah belain. Keliatan mana yang cerdas mana yang bodoh,” ucapnya dilansir dari twitter pribadinya.

Diketahui Partai Ummat akan memberikan bantuan hukum terhadap Rahmat Hidayat, terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di Kota Bengkulu.

Partai besutan Amien Rais tersebut masih heran mengapa Rahmat ditangkap saat baru bergabung dengan partai. (zak/fajar)

  • Bagikan