Kali Mampang Terakhir Dikeruk 5 Tahun Lalu, Yunarto Wijaya Tunjuk Hidung Anies

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya menyoroti soal banjir Jakarta yang tak kunjung mendapat solusi dari Gubernur Anies Baswedan.

Diketahui, Pengadilan PTUN Jakarta memerintahkan Anies melanjutkan pengerukan Kali Mampang. Ini adalah buntut gugatan tujuh orang warga korban banjir yang menang di pengadilan.

"Mewajibkan tergugat (Anies) untuk mengerjakan pengerukan Kali Mampang secara tuntas sampai ke wilayah Pondok Jaya," bunyi amar putusan tersebut seperti dikutip dari laman PTUN Jakarta.

Dikabulkannya sebagian gugatan warga korban banjir Kali Mampang oleh PTUN DKI Jakarta, Anies dan jajarannya diharapkan memperbaiki upaya pengendalian banjir di Ibu Kota.

Yunarto Wijaya pun angkat suara terkait kinerja Anies dalam penanggulangan banjir.

Pengamat politik ini menyebut keputusan paling buruk dari seorang pemimpin ketika tidak membuat keputusan apapun terhadap sebuah masalah.

"Keputusan terburuk dari seorang pemimpin adalah ketika ia tdk membuat keputusan apapun thd sebuah masalah," cuitnya di Twitter, Jumat (18/2/2022).

Pendangkalan Kali Mampang di Pondok Jaya menjadi penyebab banjir yang melanda area sekitar kediamannya pada 19-21 Februari 2021.

Disebutkan, pengerukan Kali Mampang oleh Pemprov DKI terakhir dilakukan sekitar 5 tahun silam atau tahun 2017. (dra/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan