Minta PBNU Tegur Gus Yaqut, Faizal Assegaf: Kalau Elite NU Terbukti Ngawur, Ya Ditegur Sekalipun Dia Pejabat Publik

  • Bagikan
Kritikus politik Faizal Assegaf

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kritikus Faizal Assegaf menanggapi polemik pelecehan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terhadap toa masjid dan gongongan anjing.

Ia pun mengkritisi pimpinan ormas Nahdlatul Ulama yang menjadi yang terkesan tidak melakukan tindakan kepada kadernya tersebut.

"Ormas NU itu cuma perahu kecil, lokalan pula! Aswaja rumah besar umat Islam," ucap Faizal dilansir fajar.co.id dari twitter pribadinya, Minggu (27/2/2022).

Ia pun menyayangkan tindakan diam yang dilakukan oleh PBNU terkait polemik yang telah membuat gaduh bangsa selama beberapa hari terakhir.

"Berhenti dengan narasi bodoh kalian yang gemar berhalusinasi NU ormas terbesar di tengah kemajemukan."

"Yaqut sudah bertindak ngawur, sikap pasif Ketum PBNU terkesan telah ditunjuk sebagai Ketua Satgas Toa," sambungnya.

Lebih lanjut, Faizal menyebut harusnya Ormas NU dapat meredam dengan tampil elegan untuk mengakhiri polemik ini.

"Mestinya Ketum PBNU, Yahya Staguf dan Mustafa Bisri tampil elegan untuk akhiri polemik pelecehan Menag Yakut pada Toa Masjid," ucap Faizal dilansir dari twitter pribadinya, Minggu (27/2/2022).

Sebab jika ini dibiarkan, lanjut Faizal, masyarakat akan lebih tidak bersimpati pada Ormas NU.

"Setidaknya sebagai kakak dan paman yang selama ini berceloteh bahwa pentingnya kader NU bertindak bijak. Tapi sikap bukam kalian, bikin umat semakin tidak bersimpati pada PBNU," ucapnya.

Ia pun menyarankan agar PBNU untuk berani menegur kader yang memang terbukti bersalah.

"Saran saya kepada Ketum PBNU dan dedengkot NU, sudah saatnya keluar dari cara berpikir kubungan."

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan