Gus Dur Dibuntuti dan Dicegat Polisi, Eh Ternyata…

  • Bagikan
Gusdur

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Sosok Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur adalah tokoh yang keras menghidupkan demokrasi di Indonesia.

Dikutip dari NU Online, Gus Dur ternyata pernah dibuntuti polisi.

Sebagai cendikiawan, Gusdur kerap tampil di sejumlah diskusi seminar, dan forum-forum lainnya.

Di akhir zamannya Pak Harto, para cendekiawan kritis banyak yang dihalang-halangi untuk bersuara. Termasuk Gus Dur.

Namun, hal itu bukan menjadi penghalang bagi Presiden Indonesia yang keempat ini.

Suatu ketika, Gus Dur diundang di acara diskusi oleh anak-anak GMNI di Jember, Jawa Timur.

Aparat kepolisian dikerahkan supaya acara gagal atau minimal kurang lancar. Namun, tetap saja ceramah Gus Dur didengar banyak aktivis GMNI dan lain-lain. Untuk menghindarkan suatu yang tidak diinginkan, Gus Dur diarahkan untuk secepatnya meninggalkan lokasi acara.

Masih di dalam kota, mobil yang membawa Gus Dur sudah dibuntuti dua motor gede putih milik Polisi.

Dua moge polisi tersebut berhasil menyalip mobil Gus Dur.

Polisi sengaja mengambil jarak agak jauh di depan mobil Gus Dur agar dapat memberhentikannya.

“Ada apa?!” Gus Dur bertanya kepada polisi yang mencegatnya.

“Assalamu’alikum, kiai,” ucap salah seorang oknum polisi.

“Wa’alaikumussalam. Ini ada apa, kan saya sudah pergi. Sana pergi kalian,” Gus Dur mencoba mereka makin mendekat.

“Begini kiai,” kata oknum polisi sampai di kaca jendela.(sedangkan orang-orang di mobil Gus Dur sudah merasa khawatir)

“Begini kiai, mohon maaf, saya tadi belum sempat salaman sama njenengan, jadi terpaksa saya mengikuti kiai. Tolong kiai, saya ingin salaman,” kata Polisi.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan