Rusia Makin Dekat ke Kiev, AS dan Sekutunya Siapkan Opsi Pemerintahan Sementara di Polandia

  • Bagikan
Pasukan Rusia (Al Jazeera)

FAJAR.CO.ID, KIEV--Rusia mengumumkan membuka koridor kemanusiaan di beberapa kota di Ukraina seperti Kiev, Kharkiv, dan Mariupol. Ada enam rute yang diusulkan, tapi empat di antaranya menuju Rusia atau Belarus.

Dan, itu yang membuat Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk berang. Dia memprotes kenapa jalur evakuasi tidak diarahkan ke wilayah Ukraina yang aman atau negara-negara Eropa lainnya. Bagi Ukraina, itu adalah tindakan tak bermoral.

’’Mereka berhak untuk dievakuasi ke wilayah Ukraina. Rusia ingin memberi bantuan kemanusiaan hanya untuk siaran TV,’’ ujar Vereshchuk kemarin (7/3) melalui juru bicaranya seperti dikutip The Guardian.

Mariupol merupakan salah satu kota yang hancur digempur pasukan Negeri Beruang Merah. Amerika Serikat menyatakan bahwa sejak menginvasi Ukraina, Rusia sudah menembakkan setidaknya 600 misil.

Meski selalu berkoar hanya menyasar fasilitas militer, sebagian misil jatuh di permukiman penduduk, rumah sakit, dan fasilitas umum nonmiliter lainnya.

Sekitar 95 persen dari keseluruhan tentara Rusia yang mengepung Ukraina sebelum invasi kini berhasil masuk ke negara yang dipimpin Presiden Volodymyr Zelensky tersebut.

Mariupol kini seperti kota mati. Jenazah dan potongan mayat bergeletakan di jalan imbas pengeboman Rusia. Evakuasi pada Minggu (6/3) gagal karena Rusia kembali menyerang.

Beberapa kereta yang masih bisa berfungsi dipakai untuk mengevakuasi penduduk ke Lviv sehingga mereka bisa menyeberang ke Polandia. Diperkirakan ada 5 juta pengungsi Ukraina di Eropa ketika invasi berakhir.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan