Menyambut Perayaan HUT BNN, Ladang Ganja di Aceh Dimusnahkan

  • Bagikan
Ilustrasi Pemusnahan Ladang Ganja Dengan Dibakar

FAJAR.CO.ID, ACEH -- Bukan diberdayakan atau dimanfaatkan. Ladang ganja seluas 8.013 meter persegi di Dusun Meurah, Desa Lamteuba, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, kembali dimusnahkan Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan cara dibakar.

Tim BNN sebanyak 117 orang, yang dipimpin Direktur Narkotika Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan membabat kurang lebih 13.000 batang tanaman ganja yang sudah siap panen, Selasa (15/3).

"Berawal dari temuan BNN 5 Maret 2022 lalu, kami melakukan pemusnahan ladang ganja di Dusun Meurah Desa Lamteuba, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh," kata Brigjen Roy Hardi seperti dikutip dari situs resmi BNN RI di Jakarta, Rabu.

Pemusnahan ladang ganja di dua titik tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan menjelang perayaan Hari Ulang Tahun ke-20 BNN. Dia menambahkan ada pula kegiatan lain yang diselenggarakan dalam rangka menyambut HUT BNN pada 22 Maret 2022 mendatang.

"Sebagai bentuk sinergisme lintas instansi, BNN turut melibatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Satuan Pamong Praja (Satpol PP), Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan, (Ditjen) Bea dan Cukai (Kemenkeu), serta Kejaksaan Negeri untuk turut melakukan pemusnahan ladang ganja," jelasnya.

Menurutnya, upaya yang tengah dilakukan BNN saat ini sesuai dengan Pasal 111 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009. Dengan adanya pemusnahan ladang ganja tersebut, dia berharap masyarakat makin peduli terhadap aturan perundang-undangan di Indonesia, yang dengan tegas melarang atas kepemilikan, penanaman, serta peredaran gelap tanaman ganja sebagai narkotika golongan 1. Pemusnahan itu merupakan tugas pertama Roy Hardi setelah dilantik menjadi Direktur Narkotika Deputi Pemberantasan pada 4 Maret 2022 lalu. (jpnn/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan