KPK Didesak Periksa Anies Soal Formula E

  • Bagikan
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dan memeriksa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Saya mendukung proses penyelidikan masalah penyelenggaraan Formula E ini. Saya berharap KPK dapat terus objektif, transparan, dan akuntabel," kata Prasetyo, usai memenuhi panggilan penyidik KPK terkait laporan dugaan korupsi penyelenggaran Formula E, Selasa (22/3/2022).

Politikus PDI-Perjuangan itu membawa serta bukti berupa surat dari Dinas Pemuda dan Olahraga ke Gubernur yang dijawab melalui Instruksi Gubernur.

Dalam pemeriksaan yang berlangsung selama empat jam itu, Pras kembali menjelaskan bahwa pinjaman tersebut berdasarkan Surat Kuasa no. 747/-072.26 tgl 21 Agustus 2019 dari Gubernur kepada Kepala Dispora DKI Jakarta tentang Permohonan Pinjaman Daerah dari Pemprov DKI kepada PT Bank DKI.

"Saya telah mempertebal kronologi praktik ijon pembayaran commitment fee penyelenggaraan Formula E termin pertama sebesar Rp 180 miliar melalui pinjaman jangka pendek Bank DKI kepada penyidik KPK," jelasnya.

Pras menambahkan, dalam rangka penyelenggaraan Formula Electric Championship, pada 22 Agustus 2019 Dispora meminjam ke Bank DKI sebesar Rp 10 juta poundsterling atau Rp 180 miliar untuk membayar termin pertama commitment fee acara Formula E yang akan dilaksanakan tahun 2020.

"Padahal di hari yang sama DPRD DKI Jakarta baru menetapkan dan mengesahkan Perubahan APBD Tahun 2019," ungkap dia. (dra/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan