Ikut Komentari Pencopotan Noel dari Komisaris BUMN, Natalius Pigai Bilang Begini

  • Bagikan
Natalius Pigai

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Pencopotan Immanuel Ebenezer dari jabatan komisaris BUMN dianggap tidak tepat. Hal tersebut diutarakan oleh aktivis HAM asal Papua, Natalius Pigai di akun Twitter miliknya.

Namun di samping itu, Natalius juga mengungkit sikap Noel, sapaan akrab Immanuel yang dianggap menyerang dirinya.

"Tidak tepat dicopot dari komisaris BUMN karena bela Munarman. Saya sudah tangani banyak kasus terorisme. Minum kopi dengannAli Imron (Bom Bali) dan lain-lain, narsum TV 10 kali lebih tentang terorisme, saya juga pengusul draft UU terorisme. Ade ingat sandiwaramu di TVOne menyerang saya tanpa saya balas," tulis Natalius di akun Twitternya, dikutip Fajar.co.id.

Diketahui, Immanuel sebagai Ketua Relawan Jokowi Mania (JoMan) itu, membeberkan ada dendam di lingkaran Jokowi terhadap dirinya usai dia bersaksi membela eks Sekjen FPI, Munarman.

Immanuel menduga ada alasan dendam di balik pencopotan dirinya dari jabatannya sebagai Komisaris Utama di anak perusahaan BUMN PT Pupuk Indonesia (persero) yakni PT Mega Eltra.

Diketahui, Immanuel Ebenezer dicopot dari jabatannya sebagai Komisaris Utama di anak perusahaan BUMN PT Pupuk Indonesia (persero) yakni PT Mega Eltra yang terjadi Rabu (23/3).

Noel, sapaan akrabnya menduga ada dendam di lingkaran Presiden Jokowi gara-gara dirinya bersaksi meringankan atas eks Sekjen FPI Munarman.

“Saya lihat motifnya saya lihatnya ada dendam di lingkaran Jokowi terhadap saya, pintu masuknya kasus Munarman gitu, dan Munarman pun dituntut 8 tahun, tuntutannya 8 tahun, kalau Munarman benar-benar teroris, Munarman akan dihukum mati atau hukuman setidaknya seumur hidup,” kata Noel saat dihubungi, Rabu (23/3/2022).

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan