Tak Perlu Mundur, Ketua MK Pertama Beri Saran Begini ke Anwar Usman Jika Jadi Ipar Jokowi

  • Bagikan
Prof Jimly Asshiddiqie

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) pertama, Prof Jimly Asshiddiqie buka suara terkait rencana pernikahan Ketua MK Anwar Usman dengan adik Presiden Joko Widodo (Jokowi), Idayati.

Prof Jimly yang kini menjadi senator DPD RI meminta publik tidak terlalu mengiring isu soal pernikahan Anwar Usman.

“Jngan brlebihan mnggoreng rencana prbadi Ketua MK utk nikah dg adik pak Jokowi. Prkawinan halal, legal & hrs disyukuri,” kata Prof Jimly dikutip Fajar.co.id di akun Twitternya, Jumat (25/3/2022).

Soal konflik kepentingan yang akan muncul setelah Ketua MK jadi adik ipar Jokowi. Jimly memberikan saran.

“Yg soal cuma dlm pnanganan prkara trtntu jika memang trkait kpntingan antar ipar, ya bs sj diatasi dg non aktif utk prkra ybs, tdk msti mundur dari jbtn segala,” sebut Jimly yang menjabat Ketua MK periode 2003-2009.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD juga ikut menanggapi terkait rencana pernikahan Anwar Usman dengan Idayati.

Mahfud menegakan, tak ada pelanggaran hukum atau pelanggaran etik yang dilakukan Ketua MK Anwar Usman untuk menikahi adik Jokowi.

“Tak ada pelanggaran hukum ataupun pelanggaran etik dari rencana ketua MK untuk menikah,” ujar Mahfud.

Mantan Ketua MK Kedua itu mengatakan, menikah atau tidak menikah, seorang Ketua MK harus memiliki integritas.

  • Bagikan