IDI Pecat Terawan, Kang Dede Minta Kemenkes Ambil Alih Pemberian Izin Praktik Dokter

  • Bagikan
Komisaris PT Pelni, Dede Budhyarto (Dok Twitter @kangdede78)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisaris PT Pelayaran Nasional (Pelni), Dede Budhyarto ikut menyoroti Ikatan Dokter Indonesia (IDI) setelah pemecatan Mantan Menteri Kesehatan Letnan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto viral.

Dia menilai, keberadaan IDI sebagai profesi kedokteran di Indonesia sudah mulai ternodai oleh kepentingan politik.

“Organisasi profesi yg suci tak bernoda tempat bernaungnya para dokter itu kini TERNODA oleh kepentingan politik, MIRIS,” Minggu, (27/3/2022).

Menurutnya, IDI mulai terkesan tidak sehat. “liat aja bnyk dokter yg sengklek di media sosial tapi dibiarkan saja sementara dokter tersangka teroris dibela,” imbuhnya.

Lebih lanjut kata Kang Dede dengan sejumlah kewenangan yang diberikan kepada IDI sebagai organisasi yang menaungi para dokter di seluruh Indonesia berafiliasi dengan Kementerian Kesehatan cenderung monopoli termasuk dalam pemberitaan izin praktik.

“Izin praktik dokter tidak bisa diterbitkan kalau tidak ada rekomendasi IDI, ”monopoli” IDI donk.😀🤣,” ujarnya.

Dia membandingkan antara sertifikat halal dengan dengan izin praktik dimana sertifikat halal bisa dikeluarkan oleh Kementerian Agama (Kemenag).

“Kalau sertifikasi halal bisa diambil alih oleh Kemenag knp tidak izin praktek dokter diambil alih oleh Kemenkes,” pungkasnya. (selfi/fajar)

  • Bagikan