Melawan, Pimpinan Teroris KKB Ditembak Mati Tim Satgas Cartenz, Jenazahnya Masih Diotopsi

  • Bagikan
IST

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Toni Tabuni, seorang pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Ndeotadi terpaksa ditembak mati. Dia hendak melawan dan kabur saat akan ditangkap oleh Tim Satgas OPS Damai Cartenz.

"Satgas Gakkum OPS Damai Cartenz melakukan penangkapan terhadap saudara TT. Yang bersangkutan melawan, jadi dilakukan tindakan tegas terukur dan TT meninggal dunia," kata Karo Penmas Div Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadan, Rabu (30/3/2022).

Saat ini, jenazah pria berusia 24 tahun itu masih berada di Nabire untuk keperluan otopsi.

"Jenazah TT dibawa ke RS Nabire untuk pemeriksaan atau otopsi dan situasi kabtibmas masih aman kondusif," tambah Jenderal satu bintang ini.

Informasi dihimpun, awalnya Toni hendak ditangkap saat keberadaannya diketahui petugas. Toni dan pasukannya bergeser dari Intanjaya ke Nabire pada 26 Maret 2022.

Saat itu, Toni dan pasukan bergeser untuk mencari senmu di Nabire dengan beberapa pasukannya dan juga pasukan KKB dari Ilaga yang dipimpin oleh Kasar Telenggen. Namun, diketahui Kasar Telenggen tidak ikut ke Nabire dan berhenti di Paniai.

Selama bergeser, mereka melewati rute Ilaga-Intanjaya-Paniai-Nabire-dan kembali ke Enarotali. Petugas yang mengendus rute itu, pun melakukan penyelidikan.

Hingga pada 29 Maret 2022 pukul 20.30 WIT, petugas pun melakikan penangkapan terhadap Toni. Perlawanan sengit pun terjadi. Toni berusaha melawan sehingga dilakukan tindakan tegas yang mengakibatkan Toni tewas. (ishak/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan