HTI dan FPI Masih Bergerak Senyap, Menag Gus Yagut Berikan Instruksi Kepada GP Ansor dan Banser

  • Bagikan
Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor sekaligus Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, meminta GP Ansor dan Banser agar siaga terhadap potensi yang bisa merusak pluralisme di Tanah Air.

Dia meyakini masih ada jejak-jejak aktivis mantan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan eks Front Pembela Islam (FPI) berkeliaran dengan tujuan mengacaukan kebhinekaan.

Hal itu disampaikan Yaqut saat Konferensi Besar (Konbes) XXV GP Ansor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

"Jadi konsep kongres ke depan itu benar-benar mengantisipasi situasi kebangsaan yang semakin menurut saya tidak mudah. Tantangan kebinekaan masih saja muncul, tantangan itu masih saja muncul, kemudian kelompok-kelompok agama yang menggunakan sebagai tool atau alat untuk memperjuangkan kepentingannya juga masih masif gerakannya," kata Yaqut dalam tayangan Youtube, Kamis (31/3/2022).

Dia menjelaskan, HTI dan FPI telah dibubarkan pemerintah. Kegiatan kedua eks ormas itu telah dinyatakan ilegal. Namun, Yaqut bilang, aktivis kedua eks ormas itu masih terus bergerak secara senyap.

"Meskipun kita mampu membubarkan HTI dan FPI bersama pemerintah, tetapi mereka masih berkeliaran di bawah tanah, masih bergerak dengan cara mereka, ini pekerjaan-pekerjaan semua nih, ini tolong dipikirkan," tuturnya. (riki/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan