IAS Loncat ke Nasdem? Rudianto Lallo: Beliau Tokoh Berpengaruh, Pasti Kita Senang Sekali

  • Bagikan
Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) NasDem Sulsel, Rudianto Lallo

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Ilham Arief Sirajuddin (IAS) tidak dipilih Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat yang dimotori Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk memimpin Demokrat Sulawesi Selatan periode 5 tahun ke depan.

Padahal IAS mengantongi dukungan sebanyak 16 suara jauh di atas rivalnya Ni'matullah yang hanya meraup 9 suara pada Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Sulsel lalu.

Meskipun mayoritas DPC menginginkan perubahan kepemimpinan di Sulsel, namun DPP punya pandangannya sendiri.

Ni'matullah sang petahana kembali dipilih menjadi Ketua DPD Demokrat Sulsel untuk kedua kalinya. DPP dianggap mengabaikan suara mayoritas pengurus cabang.

Ilham Arief Sirajuddin atau IAS

IAS tentu kecewa. Sehari setelah Ni’matullah alias Ulla diumumkan sebagai Ketua DPD Demokrat Sulsel, Rabu (30/3/2022), sejumlah pendukung IAS pun angkat kaki dari Demokrat.

Isu berhembus kencang, IAS yang merupakan mantan walikota Makassar dua periode itu juga dikabarkan bakal hengkang dari partai berlambang segitiga mercy tersebut.

Kabarnya IAS tengah bersiap berlabuh ke Partai Nasdem. Bak gayung bersambut, NasDem dengan senang hati membuka pintu lebar-lebar untuk IAS.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) NasDem Sulsel, Rudianto Lallo menegaskan NasDem adalah partai terbuka bagi siapapun yang ingin berjuang bersama mewujudkan Indonesia maju.

"Partai Nasdem itu partai terbuka. Terbuka bagi siapa pun yang ingin bergabung. Partai Nasdem terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung," tutur Rudianto Lallo, Kamis (31/3/2022).

Terlebih lagi jika yang ingin bergabung merupakan tokoh yang punya pengaruh besar, seperti layaknya IAS.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan