Kembali Tumpahkan Kemarahannya, Jokowi: Jangan Sampai Dianggap Masyarakat Enggak Melakukan Apa-apa

  • Bagikan
Presiden Jokowi membahas masalah minyak goreng dalam negeri dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (15/3). Biro Pers Sekretariat Presiden

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju untuk memiliki rasa empati terhadap kesulitan rakyat.

Menurut mantan wali kota Solo itu, sanse of crisis perlu dibangun agar masyarakat tidak menyinggung bahwa Pemerintah tidak bekerja dalam menyikapi situasi harga bahan pokok dan BBM Pertamax yang mengalami kenaikan.

“Harus sensitif terhadap kesulitan rakyat, jangan sampai seperti biasanya dianggap masyarakat enggak melakukan apa-apa,” kata Jokowi dalam siaran Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (6/4).

Kepala negara menyesalkan, persoalan minyak goreng yang empat bulan ini mengalami kenaikan hingga kenaikan harga. Seharusnya, lanjut Jokowi, menteri yang bertugas bisa menjelaskan permasalahan tersebut.

“Tidak ada statement tidak ada komunikasi harga minyak goreng sudah 4 bulan, tidak ada penjelasan apa-apa kenapa ini terjadi,” tegas Jokowi.

Jokowi juga menekankan, para pembantunya mengenai kebutuhan pokok untuk dilihat satu-persatu seperti minyak goreng, beras, kedelai dan gandum. Hal ini dilakukan agar masyarakat melihat kinerja Pemerintah dalam mengatasi permasalahan bahan pokok.

“Kalau kerja enggak detail, kerja enggak dilihat betul dan kita ini diam semuanya enggak ada statement hati-hati dianggap kita ini enggak ngapa-ngapain, alias enggak kerja,” cetus Jokowi menandaskan. (jpg/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan