Mengenal Ararem, Tradisi Sakral Lamaran Khas Suku Biak Papua

  • Bagikan
Ararem, Tradisi Lamaran Khas Suku Biak Papua

FAJAR.CO.ID, PAPUA -- Tradisi mengantar mas kawin atau Ararem, merupakan tradisi warisan masyarakat suku Biak, Papua. Bagi suku Biak, tradisi ini menjadi sakral karena diturunkan para leluhur, dan dipertahankan sebagai identitas warga Biak.

Dalam tradisi ini keluarga calon suami beserta keluarga besar akan berjalan kaki menuju kediaman calon istri dengan membawa berbagai jenis barang seperti piring gantung, guci berukuran besar, uang, dan peralatan rumah tangga.

Dan juga di dalam tradisi ini keluarga besar suami akan berjalan dan menari tarian wor atau tarian religus diiringi tambu tifa, seruling dan bambu hingga sampai ke rumah keluarga calon istri.

Dengan piring gantung jenis resa resa adalah kewajiban yang ditaruh di atas kepala dan gucing digendong oleh saudara perempuan yang mengantarkan saudara laki-lakinya memulai hidup baru bersama pasangannya.

Di sisi lain keluarga calon istri akan menyambut keluarga calon suami dengan menyuguhkan makanan khas Biak, seperti barapen, papeda dan ikan kuah kuning juga kakes atau pinang sirih kapur yang diberi lengkap dengan piring makan sebagai wadah yang berarti keluarga calon istri menerima dengan hormat masuknya anak laki-laki atau calon suami ke keluarga mereka. (mg/fajar)

  • Bagikan