Rocky Gerung Anggap Larangan Jokowi kepada Menteri untuk Bicara Presiden Tiga Periode sebagai Akal-akalan

  • Bagikan
Pengamat Politik Rocky Gerung

“Kita akan melihat terus kebulatan tekad gak mungkin dihentikan. Karena sudah menjadi semacam tujuan utama Presiden Jokowi adalah menikmati kepuasan, agar bisa menikmati ibukota baru. Ini adalah satu paket. Jadi kalau ucapan seolah-olah marahi menteri supaya stop, maunya headline begitu, tetapi isi beritanya yang ditugaskan tetap berlangsung,” urainya.

Rocky juga menyebut Jokowi sudah menyewa beberapa tokoh intelektual dan menyogok beberapa para ahli hukum untuk mewujudkan tujuannya itu.

“Tokoh-tokoh intelektual sudah pada disewa, mulai membuat opini tentang masuk akalnya tiga periode, pakar-pakar HTN juga disogok, mungkin akan disogok dengan mobil listrik karena itu garasi mereka sudah dibikin lebih lebar. Karena memerlukan opini hukum untuk mewujudkan ide tiga periode, itu intinya,” paparnya.

Artinya Jokowi belum lempar handuk? "Memang Jokowi sudah sadar, tapi boong. Kan kira-kira begitu ya," ucap Rocky.

Selain itu, Rocky menyebut Jokowi pelit kepada rakyat. Kenapa pelit? Karena Jokowi harus membayar utang negara dan tidak mau melepaskan proyek-proyek strategis nasional.

"Pemerintah itu bohong sebetulnya. Kalau memang krisis, ya bilang aja krisis. Tapi kalau krisis ya hentikan juga proyek strategis. Artinya uang APBN itu tetap dipakai buat ibu kota. Bukan buat ibu-ibu," terang Rocky. (fin)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan