Mabuk dan Tertidur Pakai Daster, Pemandu Lagu Diperkosa Oknum Satpol PP, Saksi Dengar Suara Teriakan dan Tangisan

  • Bagikan
ILUSTRASI. Pemerkosaan

FAJAR.CO.ID, SURABAYA -- Kasus dugaan Satpol PP memerkosa seorang pemandu lagu masih menjadi perbincangan hanga di tengah masyarakat Surabaya.

Dilansir dari JPNN Jatim (jatim.jpnn.com), pemerkosaan diduga terjadi di tempat karaoke kawasan Kalirungkut, Surabaya pada Minggu (27/3) sekitar pukul 05.30 WIB.

Ada tangisan dan teriakan saat aksi tersebut diduga dilakukan.

Menurut Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana, pemerkosaan itu bermula ketika korban berinisial DA (24) tak sanggup pulang lantaran mabuk.

Dia akhirnya memutuskan tidur di ruangan karaoke, yang letaknya berada di belakang bar.

Saat itu, korban sudah berganti pakaian daster, tetapi rok pendeknya tetap digunakan.

“Korban tidur di sofa ruangan tempat karaoke dia bekerja,” kata Mirzal, Jumat (8/4). Saat tidur, korban merasakan ada yang meraba-raba dirinya.

Kondisinya yang setengah sadar masih bisa menggerakkan kaki, tetapi tak kuat karena tubuhnya lemas.

Tak selesai di situ, korban juga ditindih oleh pelaku berinisial KTI dan mendapatkan perlakuan begituan.

“Korban berusaha mendorong pelaku lalu terjatuh dari sofa, sempat muntah kemudian menangis dan berteriak,” ujarnya.

Di tempat karaoke di kawasan Kalirungkut, Surabaya itu ternyata DA tak sendirian. Masih ada seorang temannya berinisial YG.

Saksi tersebut mendengar teriakan korban dan menghampirinya. “Korban saat itu menanyakan kepada saksi siapa yang masuk ke ruangan tersebut, tetapi saksi tak mengetahuinya,” lanjutnya. Korban lalu menelepon pacarnya untuk menjemput.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan