Melirik Dimensi Ekologi Shaum

  • Bagikan
Hamdan

Terdapat tujuh issu teratas dalam top global risks by likelihood yakni; cuaca ekstrim (extreme weather), kerusakan lingkungan manusia (human environmental damage), tindakan iklim (climate action), kegagalan mengatasi penyakit menular (infectious diseases failure), kehilangan keanekaragaman hayati (biodiversity loss), konsentrasi kuasa digital (digital power concentration), ketimpangan digital (digital inequality).

Dari ketujuh issu di atas, empat di antaranya merupakan issu lingkungan secara umum, satu issu kesehatan, sedangkan dua issu terakhir terkait dengan perkembangan dunia digital. Hal ini menggambarkan bahwa ancaman terbesar yang sedang dihadapi manusia secara global adalah kerusakan lingkungan.

Sementara itu dalam top global risks by impact, terdapat tujuh issu teratas pula yakni; penyakit menular (infectious diseases), senjata pemusnah massal (weapons of mass destruction), tindakan iklim (climate action), kegagalan atas hilangnya keanekaragaman hayati (biodiversity loss failure), krisis sumber daya alam (natural resource crises), kerusakan lingkungan manusia (human environmental damage), krisis mata pencaharian (livelihood crises).

Dari tujuh deretan issu berdasarkan dampak di atas, juga terdapat tiga issu terkait lingkungan, satu issu kesehatan, dan dua issu lainnya terkait masalah politik dan ekonomi. Data ini, lagi-lagi menggambarkan bahwa masalah terbesar yang dihadapi manusia adalah masalah lingkungan.

Selain faktor alam, penyebab rusaknya lingkungan secara umum adalah ulah manusia. Beberapa contoh faktor alam misalnya letusan gunung berapi, tanah longsor, gempa bumi, banjir, angin puting beliung, abrasi, dan tsunami. Namun jika cermati lebih jauh, beberapa bencana seperti banjir, abrasi, kebakaran hutan, dan tanah longsor dapat saja terjadi karena ulah manusia.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan