Kabar Buruk! TPP ASN Terancam Tidak Bisa Dicairkan, Begini Alasannya

  • Bagikan
Ilustrasi tunjangan

FAJAR.CO.ID, SITUBONDO – Pemkab Situbondo mengeluarkan sanksi kepada ASN yang belum menyelesaikan vaksinasi dosisi kedua dan dosis ketiga. Jika tetap tidak mau melakukan, mereka harus rela kehilangan tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Sebab, terancam tidak dicairkan.

Data yang diterima koran ini menyebutkan, capaian angka vaksinasi ASN di lingkungan Pemkab Situbondo memang meningkat signifikan. Mereka berduyun-duyun melaksanakan vaksinasi di halaman kantor Kecamatan Situbondo. Usut-punya usut, tampaknya mereka khawatir tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) nya benar-benar tidak cair.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Dwi Herman Susilo, S.KM., M.Kes, melalui Sekretaris Dinkes Rina Widharnarini, S.KM. M.Kes mengatakan, Pemkab Situbondo telah menerbitkan surat edaran pemberian sanksi kepada ASN yang belum menyelesaikan vaksinasi dosis kedua dan dosis ketiga.

“Ini dilakukan untuk mengejar target capaian vaksinasi dosis kedua. Hingga saat ini masih sekitar dua ribu ASN belum melakukan vaksinasi dosis kedua maupun dosis ketiga atau vaksin booster. Mereka tersebar di seluruh OPD,’’ ucap Rina Widharnarini, Minggu (10/4) kemarin.

Lebih lanjut, Rina mengatakan, keterlambatan pelaksanaan vaksinasi untuk ASN disebabkan beberapa faktor. Misalnya penyakit bawaan. Ada juga sejumlah ASN yang baru sembuh terpapar Covid-19. Sehingga, baru bisa dilakukan vaksinasi. “Setelah dinyatakan sehat, sejumlah ASN kemudian melaksanakan vaksinasi. Namun untuk ASN yang sehat dan tidak melaksanakan vaksin lanjutan, mereka terancam tidak mendapat TPP,” ungkapnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan