Pemerintah Arab Saudi Belum Tentukan Kuota Haji, DPR Pastikan Biaya Haji di Indonesia Dibawah 40 Juta

  • Bagikan
Ibadah Haji

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintahan Arab Saudi saat ini belum tentukan kuota haji kepada setiap Negara. Hal tersebut disampaikan langsung Komisi VII DPR RI Ace Hasan Syadzil.

"Pertama memang secara pasti dari pemerintahan arab saudi belum menentukan kuota untuk setiap negara," Ujar Ace, Rabu (13/4/2022).

Meski belum ditentukan, Ketua Komisi VII DPR Yandri Susanto mengatakan, untuk soal kuota haji, pemerintah Indonesia bersama DPR meyakini porsi Indonesia akan mendapatkan sebanyak 50% dari kuota awal.

"walaupun belum ada secara resmi tapi secara informal berdasarkan diskusi termasuk kami dua kali ke sana, insya Allah kita akan mendapatkan hampir 50% dari kuota awal, jadi kalau kuota awal tahun 2020 itu 210.000, kita sekitar 48% atau 50% menjadi sekitar 104.000 atau 106.000 itu kira kira," sambung Yandri Susanto.

Kemudian untuk soal biaya, disini Yandri mengatakan, tidak boleh adanya pembebanan biaya baru kepada calon jemaah Haji. Biaya untuk pergi haji tidak boleh lebih dari angka 40 Juta.

"Untuk biaya haji Saya sudah sampaikan kemarin tidak boleh ada pembebanan baru kepada calon jemaah haji 1 rupiah pun tidak boleh," ujar Yandri.

"kalau misalkan nanti diputuskan kurang dari 40 diatas 35 karena jamaah haji sudah membayar 25 juta per 10 juta, ya cukup 35 juta itu yang mereka bayar selama ini kita nggak mau lagi memberikan beban kepada calon jemaah haji," tutur Yandri. (riki/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan