Lantang Teriakkan Revolusi, Elemen Mahasiswa Jawa Barat Bertahan hingga Malam di Gedung DPRD Jabar

  • Bagikan
Ribuan mahasiswa hingga malam hari masih bertahan di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (14/4). (Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com)

FAJAR.CO.ID, BANDUNG – Ribuan pedemo dari berbagai elemen mahasiswa masih bertahan di halaman Gedung DPRD Jawa Barat hingga jam berbuka puasa.

Pantauan JPNN.com di lapangan, terlihat para mahasiswa itu masih menyanyikan sejumlah lagu seperti juang dan melantangkan yel-yel perjuangan. Sementara polisi masih tampak berjaga di sekitar lokasi.

Terlihat juga adanya flare yang dinyalakan dan berulang kali terdengar ledakan petasan. Mahasiswa tersebut meminta agar pagar Kantor DPRD Jawa Barat yang dipasangi kawar berduri segera dibuka.

Hingga kini, situasi masih memanas. Jalan Diponegoro pun masih ditutup untuk sementara waktu dan tidak bisa dilintasi kendaraan. “Buka buka buka pintunya, buka pintunya sekarang juga,” ucap para mahasiswa dengan lantang. “Revolusi,” sambung mahasiswa lainnya.

“Hidup mahasiswa, hidup mahasiswa Indonesia,” lantang mahasiswa.

Sebelumnya, para mahasiswa sempat berupaya untuk menerobos pagar dan menyalakan bom asap.

Dalam aksi ini, ada 5 tuntutan yang hendak disampaikan oleh mahasiswa, di antaranya:

  1. Stabilisasi harga bahan pokok seperti minyak goreng dan lain-lain serta penjaminan atas ketersediaannya;
  2. Turunkan kembali harga BBM melalui pembatalan kebijakan naiknya harga;
  3. Batalkan kebijakan naiknya pajak;
  4. Hentikan pembangunan IKN ditengah situasi transisi yang dilanda oleh krisis multi sektor;
  5. Menolak wacana penundaan pemilu dan wacana 3 periode masa jabatan presiden. (jpnn/fajar)

  • Bagikan