Tawuran Sarung Berujung Penganiayaan, Polres Situbondo Ringkus Pelakunya

  • Bagikan
Kapolres Situbondo AKBP Andi Sinjaya

FAJAR.CO.ID, SITUBONDO-- Polsek Asembagus bergerak cepat usai menerima laporan terjadinya perang sarung berujung penganiayaan yang mengakibatkan jatuh korban luka sabetan clurit. Kejadian tawuran sarung terjadi sekitar pukul 02.00 wib jelang sahur di Jalan Desa Trigonco Kec. Asembagus tepatnya di sebelah selatan Masjid Al-Karomah Trigonco, Minggu (17/4/2022)

Kapolres Situbondo AKBP Andi Sinjaya mengatakan tawuran sarung yang terjadi di wilayah Kecamatan Asembagus ini menyebabkan jatuh korban luka serius yang diakibatkan sabetan senjata tajam jenis clurit.

Korban Amar Farik Alfero mengalami luka serius pada bagian dada dan saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Asembagus.

“Korban mengalami luka cukup serius akibat sabetan clurit dibagian dada dan saat ini korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Asembagus “ kata AKBP Andi Sinjaya.

AKBP Andi Sinjaya menuturkan telah memerintahkan Kasat Reskrim dan Kapolsek Asembagus berkoordinasi dengan 4 Pilar untuk segera melakukan pengusutan dan menangkap pelaku. Setelah melakukan klarifikasi kepada para saksi yakni beberapa anak muda yang terlibat dalam perang sarung diperoleh nama pelaku penganiayaan dengan menggunakan clurit yakni AF (20) warga desa Awar-Awar Kec. Asembagus Kabupaten Situbondo.

Selanjutnya, berdasarkan alat bukti dan keterangan yang dihimpun Tim Penyidik kemudian sekitar pukul 11.00 wib berhasil mengamankan pelaku AF ke Polsek Asembagus dan saat dimintai keterangan AF mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban Amar Farik Alfero

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan