Tenaga Kesehatan Salah Satu Puskesmas Diadang di Jalan Lalu Dipaksa Masuk, Aksi Terlarang Kakak Ipar Terjadi di Dalam Mobil

  • Bagikan
Ilustrasi kekerasan seksual-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, KUTAI BARAT - AN nekat mencabuli adik iparnya. Pria 41 itu mengaku telah lama memiliki rasa dengan korban. Akibat ulahnya itu, AN dilaporkan ke polisi dan kini mendekam di tahanan Polres Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur.

Sudah jatuh tertimpa tangga. AN juga digugat cerai sang istri yang tak lain kakak korban.

Pencabulan yang dilakukan AN terhadap adik iparnya berinisial SM (29) itu terjadi pada Senin (11/4) lalu. SM yang sedang berboncengan dengan temannya mendadak diadang oleh AN di perbatasan Kampung Mantar dan Muara Nilik, Kecamatan Damai, Kutai Barat.

SM diancam menggunakan badik dan dipaksa AN untuk masuk ke dalam mobil. Pelaku kemudian mengusir teman korban.

Setelahnya, AN membawa SM ke suatu tempat. Di perjalanan, korban yang heran dengan ulah kakak iparnya sempat bertanya, kenapa AN sampai menodongkan badik kepada dirinya. Pertanyaan SM lantas dijawab AN dengan kembali menodongkan badik.

Dengan nada tinggi, AN memerintahkan SM untuk segera membuka bajunya.

AN sempat berulang kali melontarkan kalimat ancaman yang sama karena SM terus menolak permintaannya itu. AN yang sudah kadung nafsu kemudian melakukan pencabulan dengan cara meraba bagian sensitif korban.

Sadar teman korban terus membuntuti di belakang, AN segera menurunkan SM dari mobilnya. Pascakejadian, SM yang semulanya takut, memberanikan diri mengadukan perbuatan AN kepada sang kakak. Perilaku bejat AN ini dilaporkan ke polisi. Dia kemudian diciduk tanpa perlawanan di kediamannya.

"Setelah menerima laporan dari korban dan keterangan dari saksi, anggota Polsek Damai menjemput pelaku di rumahnya. Saat ini pelaku sudah kami tahan," ungkap Kapolres Kubar AKBP Sonny Henrico Parsaulian Sirait saat dikonfirmasi JPNN.com, Senin (18/4).

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan