Harus Sesuai Regulasi, Ganjar Tegaskan Perusahaan Tidak Boleh Cicil THR Karyawan

  • Bagikan
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo minta maaf ke warga Wadas.

FAJAR.CO.ID, SEMARANG -- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan, pemberian tunjangan hari raya (THR) oleh perusahaan kepada pekerja tidak boleh dicicil. Selain itu, harus sesuai dengan regulasi pemerintah pusat.

”Pemberian THR tidak boleh dicicil, kita laksanakan lah. Disnaker dan Disperindag sudah bertemu Apindo dan Kadin agar pemberian THR tidak dicicil. Sebab dengan pemberian hak pekerja ini, pasti bisa menyejahterakan buruh,” kata Ganjar seperti dilansir dari Antara di Semarang, Selasa (19/4).

Selain itu, dengan pemberian THR sesuai hak para pekerja, akan mengangkat perekonomian di wilayah setempat. ”Pasti THR akan dibelanjakan dan mengungkit ekonomi. Hasil perhitungan dan prediksi kita dengan Bank Indonesia (BI), konsumsi akan meningkat saat Lebaran, kita jemput bola agar UKM menyiapkan produk yang bisa terjual,” ujar Ganjar.

Politikus PDI Perjuangan itu memastikan perusahaan yang tidak melaksanakan pembayaran THR akan dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah melalui posko tunjangan hari raya (THR) tercatat telah menerima 22 aduan dari para pekerja terkait dengan pemberian tunjangan hari raya.

”Sampai hari ini (19/4) sudah ada 22 aduan masuk. Hal itu perlu kami klarifikasi, karena pengadu harus jelas, perusahaan dan identitas harus jelas, sehingga kami bisa lakukan tindak lanjut bekerja sama dengan Disnaker kabupaten/kota untuk melakukan mediasi,” kata Kepala Disnakertrans Jateng Sakina Rosellasari.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan