PHP Xavi dan Cadiz yang Memang Kurang Ajar pada Barcelona

  • Bagikan
Xavi Hernandez/UEFA.com

FAJAR.CO.ID, BARCELONA—Kedatangan Xavi Hernandez memberi begitu banyak harapan pada pencinta Barcelona. Sejak sang legenda memegang kendali tim yang ditinggalkan Ronald Koeman, Barca perlahan bangkit dan menunjukkan kehebatan mereka.

Dari peringkat sembilan La Liga, mereka perlahan-lahan naik dan akhirnya menjadi pesaing utama Real Madrid. Di kompetisi Eropa, meski tersisih dari Liga Champions, Xavi memberi harapan juara di Liga Europa.

Sayangnya, Xavi tak lebih hanya pemberi harapan palsu (PHP). Setelah beberapa pekan tampil begitu luar biasa dan Xavi memberi sinyal percaya diri meraih gelar, impian itu sirna di Camp Nou dalam lima hari

Barca “kehilangan” dua peluang juara sekaligus di depan mata pendukung sendiri. Setelah dipermalukan Eintracht Frankfurt di leg kedua babak delapan besar, hari ini mereka kembali ditekuk tim zona degradasi, Cadiz di La Liga.

Dengan kekalahan ini, Barca yang mengoleksi poin 60 tertinggal 15 angka di belakang Real Madrid. Secara matematis, Barca memang masih bisa meraih gelar La Liga jika Madrid bernasib sial di enam laga mereka.

Akan tetapi, itu membutuhkan keajaiban. Pasalnya, Madrid harus kalah minimal empat kali dan Barca tak boleh kehilangan satu poin pun di tujuh laga mereka. Melihat bagaimana penampilan Madrid sejauh ini, rasanya itu mustahil terjadi.

Cadiz sendiri, yang mempermalukan Barca lewat gol tunggal Lucas Perez belakangan ini memang cukup kurang ajar pada Blaugrana. Terlepas bahwa mereka berada di zona degradasi, Cadiz dua musim terakhir sangat superior atas Barca.

  • Bagikan