Ucapannya Mendukung Pengusutan Kasus, Sekjen PAN Malah Dipolisikan Tim Hukum Ade Armando

  • Bagikan
Sekjen PAN Eddy Soeparno

FAJAR.CO.ID -- Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno dilporkan ke polisiterkait dugaan pencemaran nama baik.

Laporan dibuat pada Senin, 18 April 2022 malam. Laporan diterima dengan nomor P/B/1990/IV/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 18 April 2022.

Hal ini dibenarkan salah satu tim kuasa hukum pegiat media sosial Ade Armando, Andi Windo.

“Dilaporkan tadi malam dan sudah ada LP-nya. Itu tentang pencemaran nama baik, fitnah, serta berita bohong,” ujar dia kepada wartawan, Selasa 19 April 2022.

Dalam hal ini, Eddy dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik dan atau berita bohong melalui media elektronik sebagaimana Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 331 KUHP dan atau Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 27 ayat 3 Jo Pasal 45 ayat 3 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang ITE.

Sebelumnya, dalam cuitan di Twitter, Eddy menyampaikan mendukung pengusutan terjadap pelaku kekerasan terhadap AA.

Tapi, dia juga mendukung tindakan hukum tegas terhadap penista agama termasuk AA.

“Saya mendukung pengusutan dan tindakan hukum kepada pelaku kekerasan terhadap AA, tapi saya juga mendukung tindakan hukum yang tegas kepada mereka yang menistakan agama dan ulama, termasuk AA,” tulis @eddy_soeparno.

Muannas Alaiddid selaku kuasa hukum Ade Armando menanggapi cuitan itu.

Muannas geram dan mengirimkan somasi kepada Eddy karena diduga cuitannya menuduh Ade Armando melakukan penistaan agama dan ulama melalui akun Twitter..

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan