DPP PAN Bakal Lakukan Serangan Balik ke Ade Armando, Saleh Partaonan Daulay Beri Penegasan Begini…

  • Bagikan
Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay (dok DPR RI)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) sedang mempersiapkan serangan balik kepada Ade Armando dan kuasa hukumnya, setelah Sekjen PAN Eddy Soeparno resmi dilaporkan ke polisi.

Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay menegaskan bahwa partai tidak terima salah satu pimpinannya dilaporkan ke polisi atas tuduhan yang tidak mendasar.

Saleh yakin bahwa Eddy tidak bersalah atas cuitan yang sempat dilontarkan saat menyikapi kasus pengeroyokan Ade Armando di depan gedung DPR/MPR, 11 April lalu.

Oleh karena itu, dia menyatakan DPP PAN siap menghadapi somasi maupun laporan polisi yang dialamatkan terhadap Eddy, yang juga merupakan Anggota DPR RI.

"Kami memastikan partai akan mengawal seluruh prosesnya," ucap Saleh dalam keterangan yang diterima JPNN.com, Rabu (20/4).

Saleh yang juga ketua Fraksi PAN DPR RI, melihat ada keanehan dari laporan kubu Ade Armando yang dilakukan diam-diam pada malam hari dan baru dirilis ke media keesokan harinya.

"Kok seperti tidak melaporkan diri ke polisi, diam begitu dan malam hari. Padahal, sebelumnya sudah bicara somasi ke mana-mana. Seperti antiklimaks saja," tutur Saleh.

Politikus asal Sumatera Utara itu lantas mengingatkan bahwa Eddy Soeparno sebagai anggota DPR punya kewajiban untuk menyuarakan dan melihat situasi yang terjadi di masyarakat.

Menurut Saleh, tindakan seorang Anggota DPR dalam menjalankan pemeliharaan oleh pasal 224 UU MD3.

Saleh Daulay menyatakan Fraksi PAN juga menolak pernyataan kuasa hukum Ade Armando yang seolah-olah anggota DPR bertindak karena memiliki hak imunitas.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan